Tips Hindari Modus Penipuan Social Engineering

Sedang Trending 1 bulan yang lalu 23
Post ADS 1

 Tips Hindari Modus Penipuan Social Engineering


Ada salah satu metode kejahatan yang memanfaatkan faktor psikologis dari korbannya. Dimana pelaku melakukan upaya manipulatif untuk menipu orang. Dalam istilah bahasa Inggris kejahatan tersebut disebut Social Engineering.

Banyak pelaku kriminal melakukan Social Engineering untuk mengeruk uang orang lain. Metode ini bahkan sering tidak dipahami oleh korbannya.

Namun jangan khawatir karena kami akan memberikan tips menghindari Social Engineering:

Amankan Data Pribadi

Data pribadi merupakan hal harus dijaga karena berhubungan dengan keamanan. Ketika jatuh di tangan orang yang salah, data pribadi ini bisa dimanfaatkan untuk hal-hal merugikan termasuk mencury uang.

Amankan data pribadi dan jangan Biarkan orang lain mengetahui. Rajin mengubah password dengan pola-pola yang tidak diketahui, agar asset yang dimiliki tetap aman.

Penipu bisa saja menyamar sebagai pihak lain

Orang-orang yang sering melakukan Social Engineering biasanya menyamar menjadi pihak bank, operator atau instansi tertentu saat berhubungan dengan korban. Anda perlu waspada bila ada telepon atau chatting yang mengaku dari pihak tersebut.

Ciri-ciri penipu yang menyamar adalah mereka menanyakan sesuatu yang bersifat data pribadi seperti Pin, korban akan diiming-imingi hadiah. Padahal password, pin dan kode OTP adalah sesuatu yang privasi untuk mengamankan aset yang kita miliki.

Berhati-hatilah dalam bersosial media

Dulu sempat viral di Instagram, tentang adanya fitur " add your" yang dimanfaatkan pelaku Social Engineering untuk menanyakan sesuatu yang bersifat pribadi seperti Nama Kecil, Tanggal lahir dan sebagainya. Anda jangan terkecoh dengan modus tersebut. Meski terlihat fun, ini sebenarnya cara mereka untuk mendapatkan data sensitif.

Tercatat ada beberapa korban yang mengaku kehilangan uang karena terjebak dalam pertanyaan yang disajikan dalam fitur add your tersebut.

Cek keaslian Nomor Bank

Saat berikut dengan pihak bank, kita harus mengecek keaslian No Hp, Telepon, Email dan Websitenya. Sudah banyak orang awam yang terkecoh dengan orang-orang yang mengaku dari bank dan membuat website yang mirip dengan web bank aslinya.

Cara yang paling mudah untuk mengecek keaslian alamat instansi adalah adanya tanda centang verified pada akun media sosialnya. Akun original juga tidak meminta data-data privasi dari penggunanya.