Tips Entrepreneur Ala Abdurahman bin Auf

Sedang Trending 4 minggu yang lalu 32
Post ADS 1

 Tips Entrepreneur Ala Abdurahman bin Auf


Berbisnis adalah salah mata pencaharian yang sangat disarankan Nabi Muhammad karena prospek keuntungannya yang besar. Bahkan ada sahabat nabi yang sukses menggeluti bidang tersebut. Beliau adalah Abdurahman bin Auf. Beliau adalah satu tokoh pengusaha muslim yang patut ditiru.

Abdurahman bin Auf berhasil memiliki kekayaan ribuan Dinar. Setelah berjuang hanya dalam waktu 3 bulan saja bisnisnya sudah berkembang pesat.

Lalu seperti apa , rahasianya simak uraian berikut ini:

Tidak menginginkan Keuntungan Berlebihan

Jika kebanyakan pengusaha bersikap kapitalis, yang hanya mengejar keuntungan belaka, hal tersebut malah bertolak belakang dengan apa yang dilakukan Abdurahman bin Auf. Beliau berbisnis dengan Attitude. Hanya menerima keuntungan semestinya. Abdurahman Bin Auf hanya mengambil keuntungan Margin Kecil.

Prinsip Abdurahman bin Auf, bila disesuaikan dengan mata uang sekarang adalah " lebih baik untuk 10 Rupiah dalam jumlah banyak, daripada untung 50 Ribu rupiah tapi hanya terjual sedikit"

Prinsip bisnis seperti itu masih layak diaplikasikan sampai sekarang. Karena pembeli akan lebih tertarik dengan harga murah.

Lakukanlah Penjualan Secara Tunai

Misalnya seperti ini bila ada barang memiliki margin untung 100 rupiah dan dibayar tunai, dibandingkan 1 barang terjual dengan harga 100 Ribu tapi dibayar kredit. Maka dengan prinsip Abdurahman bin Auf, disarankan untuk memilih opsi yang kedua. 

Abdurahman bin Auf tidak mengutamakan nominal, namun lebih mementingkan sirkulasi perputaran uang yang cepat. Tidak bila barang yang kita jual margin untung sedikit, yang penting pembayaran dilakukan dengan cash.

Berintegritas

Untuk menjadi pengusaha sukses, modal awal yang dimiliki Abdurahman bin Auf tidaklah banyak. Rahasia kenapa usahanya berkembang adalah karena ia memiliki integritas. Dalam suatu riwayat diceritakan bahwa Abdurahman bin Auf awalnya adalah orang dari kalangan sederhana. Karena kondisi tersebut beliau harus memutar otak untuk menjalankan bisnis. Hingga suatu hari ia pergi ke pasar dan bertemu dengan pengrajin alat berkebun. Abdurahman tidak malu untuk bekerjasama dengan orang tersebut. Ia menjadi reseller dari produk alat pertanian tersebut.

Dari cerita di atas dapat diambil pelajaran bahwa untuk menjadi pengusaha seseorang harus memiliki integritas. Punya kepekaan untuk melihat peluang yang ada didepannya. Attitude juga diperlukan, agar kita disukai rekan bisnis dan konsumen.

Memahami Pasar

Abdurahman bin Auf selalu menyediakan barang yang dibutuhkan pasaran. Dengan strategi demikian, apa yang dijual kemungkinan akan laku terbeli. Abdurahman bin Auf juga pernah membangun sebuah pasar untuk menjawab problematika masyarakat Arab pada waktu itu, yang menginginkan sebuah tempat yang fungsi utamanya untuk mempertemukan penjual dan pembeli. Ide tersebut sangat brilian dan disukai masyarakat.