Terra Luna Memperkenalkan Pencetakan NFT di Blockchain-nya

Sedang Trending 3 minggu yang lalu 21
Post ADS 1
illust - Terra Luna Memperkenalkan Pencetakan NFT di Blockchain-nyaSumber Asset: Cartoon tiny managers with giant loudspeaker and laptop. flat illustration. created by pch.vector- www.freepik.com

Ekosistem Terra Luna telah memperkenalkan fitur baru nan berfaedah untuk pencetakan NFT di blockchain-nya.

Menurut tutorial YouTube nan berisi langkah demi langkah nan terperinci, fans seni digital sekarang dapat mencetak NFT di jaringan Terra Luna dengan pengetahuan teknis nan minimal.

Setelah kasus Luna-UST awal tahun ini, ekosistem Terra bekerja keras untuk mendapatkan kembali kejayaannya nan sempat hilang.

Sementara itu, jaringan Terra telah berkembang menjadi sepuluh koin dengan kapitalisasi pasar teratas, lebih dari $40 miliar, sebelum akhirnya hancur di bulan Mei.

Baca juga: Sistem Pendeteksi NFT Curian OpenSea Menjadi Upaya untuk Menghentikan Peretas Menjual NFT nan Mereka Curi

Melalui organisasi online nan kuat, jaringan Terra telah bangkit dari keterpurukannya dalam beberapa bulan terakhir. Khususnya, dalam akun Twitter Terra nan saat ini mempunyai lebih dari 1 juta pengikut. 

Pasar NFT telah menunjukkan potensi nan luar biasa, terutama di industri metaverse dan play-to-earn.

Lebih lanjut, pasar NFT sebagian besar tidak teregulasi, sehingga merupakan titik lemah untuk perdagangan spekulatif.

Terkait perihal ini, ekosistem Terra Luna telah menarik investasi signifikan dari developer dan pemodal malaikat nan mau memanfaatkan organisasi dinamisnya nan dijuluki #Lunatics.

Selain itu, blockchain tersebut juga telah menunjukkan hubungan tinggi antara komunitas online dan kemakmuran jangka panjang.

Ekosistem Terra Luna mencatat aktivitas onchain yang tinggi pada bulan September, dengan beberapa protokol diluncurkan di blockchain.

Jaringan LNS (Luna Name Service) meluncurkan perangkat profil on-chain mereka, di mana pengguna dapat mendaftarkan domain,luna bulan lalu.

Selanjutnya, Soil Protocol menyelesaikan fase 2 roadmap-nya dengan meluncurkan perangkat Terra NFT baru. Ditambah lagi, protokol Zodiac juga ditayangkan bulan lampau di testnet Terra sebagai persiapan untuk rilis di mainnet.

Aktivitas on-chain krusial lainnya di Terra blockchain selama bulan September termasuk rilis Coinhall dari agregator DEX-nya, Hallswap v3.

Sementara itu, TerRarity juga meluncurkan agregator NFT-nya pada bulan September. Di sisi lain, Harbour Protocol mengumumkan airdrop ke para stakeholder LUNA.

Akibatnya, nilai Luna telah naik sekitar 55 persen dalam dua bulan terakhir untuk diperdagangkan sekitar $2,39 pada saat tulisan ini dirilis.

Meskipun demikian, aset tersebut telah kehilangan sekitar 87 persen dari ATH-nya, sekitar $18,87, nan ditetapkan pada 27 Mei.

Sumber: coinpedia.org