Penyebab dan Gejala yang Sering Muncul untuk Ankylosing Spondylitis

Sedang Trending 9 bulan yang lalu 20
Post ADS 1

  Sendi ini merupakan organ nan menghubungkan tulang, sendi ini memuat tulang jadi mudah untuk digerak kan. Supata aktivitas tulang bisa flek...

Sendi ini merupakan organ nan menghubungkan tulang, sendi ini memuat tulang jadi mudah untuk digerak kan. Supata aktivitas tulang bisa fleksibel sendi Anda ini butuh sebuah pelumas nan biasa disebut dengan glukosamin. Jika sendi Anda kekurangan pelumas maka bakal membikin sendi Anda jadi aus dan bisa menimbulkan radang sendi. Ankylosing Spondylitis merupakan dalah satu jenis radang sendi nan pemicunya yaitu keausan di bagian tulang belakang.

Kondisi tersebut terjadi saat cakram dan juga sendi bergenerasi di bagian tulang belakang. Kondisi tersebut bisa membikin pergerakan tulang belakang terpengaruhi dan membikin saraf dan juga kegunaan lainnya ikut terpengaruhi. Istilah lain untuk penyakit ini adalah Osteoartritis tulang belakang, indikasi nan biasanya timbul dari penyakit ini adalahh rasa sakit dan kaku nan bakal datang dan pergi.

Tulang belakang nan ada di tubuh manusia membikin struktur dan juga bisa menopang sebagian besar berat tubuh manusia. Adanya tulang belakang juga membawa dan melindungi semua bagian syaraf utama nan akan berjalan ke otak. Sendi juga membikin tulang belakang bergerak secara fleksibel. Untuk jaringan lunak nan fungsinya untuk memisahkan tulang belakang namanya adalah cakram intervertebralis, cakram tersebut membantu untuk membikin gerakan halus dan menahan segala tumbukan nan terjadi di bagian tulang.

 Dengan bertambahnya usia seseorang bakal membikin cakram ini jadi lebih keras, tipi, dan juga kering karena perihal tersebut cakram ini jadi kehilangan kemampuannya. Hal tersebutlah yang jadi salah satu aspek lansia ini lebih sering mengalami fraktur kompresi vertebra di bandingkan anak tetap muda.

Untuk lansia nan pengalami perihal ini umumnya tidak akan mengalami gejala, tapi mungkin untuk beberapa orang bakal mengalami gejala, tapi itu hanya bakal datang sementara dan gejalanya bakal hilang. Gejala nan paling sering muncul ini adalah nyeri nan ringan dan kekakuan. Saat kondisinya semakin memburuk ini dia beberapa indikasi nan bisa muncul:

·       Ada emosi seperti menggiling saat melakukan pergerakan tulang belakang

·       Tangan dan kaki terasa lemah

·       Berkurangnya koordinasi

·       Kejang otot dan juga nyeri

·       Sakit kepala

·       Kehilangan keseimbangan

·       Kesulitan berjalan

·       Kehilangan kontrol untuk kandung kemih atau untuk usus.

Jika Anda mengalami indikasi nan sudah disebutkan di atas sebaiknya Anda segera periksakan diri ke master dan pastikan jiha nyeri sendi yang Anda alami ini bukan penyakit nan serius.

Jika Anda hanya mengalami nyeri ringan dan kekakuan yang ringan penyakit nan satu ini mungkin bisa sembuh hanya dengan perawatan yang sederhana.  Ini dia beberapa perawatan yang bisa mengurangi indikasi penyakit ini

·       Mengkonsumsi obat untuk antiinflamasi nonsteroid (NSAID), diantaranya ada acetaminophen dan ibuprofen

·       Rajin untuk melakukan olah raga nan ringan misalnya jalan santuy hingga berenang, perihal ini bertujan agar fleksibilitas otot tulang belakang lebih kuat.

·       Jangan teralu sering membungkuk dan perbaiki postur tubuh agar rasa sakitnya tidak semakin parah

·       Melakukan terapi untuk melatih koordinasi dan membuat pijatan

·       Gunakan kasur dan bangku yang  baik untuk menopang punggung

·       Saat terjadi peradangan sebaiknya istrahat.

Jika semua gelaja sudah semakin parah mugkin master akan menyarankan beberapa langkah pengobatan lainnya misalnya dengan melakukan pembedahan jika perawatan lain tidak bisa membantu,  untuk pembedahan ini bakal di lakuakn tergantung dengan letak peradangannya. Sebelum ke proses itu juga Anda harus melakukan beragam test.