Pentingnya Perencanaan Keuangan Guna Persiapan di Usia Lanjut

Sedang Trending 1 bulan yang lalu 24
Post ADS 1

Pentingnya Perencanaan Keuangan Guna Persiapan di Usia Lanjut

Pentingnya Perencanaan Keuangan - Sebagian orang di masyarakat kita, masih berpola pikir : “ahh.. masalah yang muncul di kemudian hari kan bisa dicari solusinya di kemudian hari juga..”

Dalam mengantisipasi kejadian tak terduga di masa depan yang berkonsekuensi pada munculnya biaya yang tidak sedikit, sebagian besar masyarakat cenderung mengandalkan hubungan kekerabatan sebagai solusi untuk memecahkan masalah.

Faktanya skema atau konsep asuransi jiwa semestinya dapat menjadi solusi bagi setiap keluarga dalam pengelolaan risiko keuangan manakala mereka berhadapan dengan permasalahan di masa mendatang.

Perubahan Paradigma

Ketika sebuah keluarga harus mengeluarkan biaya besar untuk perawatan rumah sakit, misalnya, masih ada kalangan masyarakat yang hingga saat ini lebih berpikir untuk mengandalkan kerabat guna mengakomodasi kepentingan tersebut. Ini diperkuat dengan tingginya tenggang rasa diantara mereka sehingga kerabat yang lain umumnya bersedia memberikan pertolongan meski mungkin mereka sedang mengalami kebutuhan keuangan yang mungkin tidak kalah penting.

Sederhananya, bila muncul musibah atau kemalangan muncul, masih ada kerabat dekat, saudara, paman, bibi atau anggota keluarga lainnya yang bisa dilibatkan untuk mengatasi kesulitan keuangan. Tidak jarang nih, konsep gali lubang tutup lubang dengan melibatkan hubungan kekerabatan masih melekat dalam pandangan masyarakat kita.

Kentalnya budaya kekerabatan juga tercermin dalam menyikapi pentingnya aspek kesehatan di usia lanjut. Banyak di antara masyarakat yang saat ini masuk dalam kategori orang tua yang tidak siap memasuki usia atau masa tua atau lebih akrab disebut masa pensiun, sebab mereka belum pernah mengikuti program asuransi pensiun dan kesehatan.

Ketika mereka masih berusia produktif, mereka belum banyak berpikir tentang pentingnya berasuransi juga pentingnya perencanaan keuangan guna persiapan di usia lanjut. Ada pemahaman-pemahaman yang berlaku di antara mereka untuk menggantungkan pemeliharaan kesehatan dan biaya yang muncul di masa tua kepada anak-anak mereka.

Secara kultural, hubungan saling menolong dan menghormati antar kerabat memang merupakan satu poin positif jika ditinjau dari sisi terbangunnya budaya kekerabatan. Kendati demikian kita juga perlu melihat sudut pandang lain, yakni semakin meningkatnya kebutuhan keuangan di setiap keluarga seiring dengan berjalannya waktu serta berkembangnya dinamika sosial dan budaya.

Perjuangan hidup saat ini semakin sulit. Kondisi ini seyogianya bisa membukakan kesadaran bahwa setiap keluarga memiliki problematika dan kebutuhan keuangan masing-masing.

Kalau beberapa tahun yang lalu banyak ibu rumah tangga yang memilih atau bersedia untuk tinggal di rumah untuk hanya bekerja mengurus rumah dan menggantungkan penghidupan dari penghasilan suami, saat ini banyak diantara mereka yang bekerja demi terciptanya standar kehidupan keluarga yang memadai.

Anak-anak pun terkondisi untuk mengurus diri sendiri dan menjalani hari – hari bersama pengasuh di rumah. Kondisi ini menuntun seluruh anggota keluarga menjadi lebih independen. Ini bisa menjadi perenungan betapa setiap anggota keluarga banyak berkonsentrasi pada pemenuhan kebutuhan keuangan masing-masing.

Pentingnya Perencanaan Keuangan

Secara khusus, para tulang punggung keluarga yang saat ini berusia paruh baya seyogianya bisa melihat urgensi berasuransi demi kesejahteraan keluarga dan orang – orang yang dicintai.

Keputusan berasuransi untuk berasuransi saat ini bisa mengantisipasi munculnya biaya besar manakala anak – anak kita nantinya menghadapi prosesi wisuda, memasuki pernikahan, serta menjamin kehidupan kita di hari tua meski tidak lagi memiliki penghasilan. Polis asuransi yang kita miliki saat ini akan berperan maksimal sebagai pengambil alih risiko finansial manakala berbagai kebutuhan keuangan yang besar muncul di masa tua.

Itu sebabnya, kita tidak lagi menggantungkan pembiayaan di hari tua kelak dari pertolongan anak – anak. Juga perlu disadari atau diwaspadai bahwa semakin lanjut usia, kita semakin rentan terhadap berbagai penyakit. Kalaupun kita dikarunia Tuhan dengan kesehatan dan umur panjang, berbagai aktivitas mungkin kurang mampu kita kerjakan sendiri, misalnya makan, minum ataupun berpakaian. Saat itulah kita membutuhkan pengasuh atau perawat yang sudah tentu membutuhkan biaya secara rutin.

Saat ini, aspek kebutuhan kesehatan menjadi satu kebutuhan yang sangat berharga bagi kita. Ketika seorang bekerja puluhan tahun dan berhasil mengumpulkan uang tabungan dalam jumlah besar, uang sebanyak itu bisa habis dalam waktu singkat manakala yang bersangkutan mengidap penyakit kronis dan berkepanjangan. Kerja keras dan hidup hemat menjadi kurang berarti karena uang yang dikumpulkan habis untuk biaya perawatan dan pemulihan kesehatan.

Sebagai tulang punggung keluarga, sepatutnya kita memikirkan biaya perawatan kesehatan di masa mendatang. Di sinilah pentingnya perencanaan keuangan guna persiapan di usia lanjut. Saat ini biaya perawatan, pengobatan, dan rawat inap di rumah sakit terus meningkat.

Seiring bertambahnya usia, fungsi organ –organ tubuh mengalami penurunan dan rentan terhadap munculnya penyakit. Itu sebabnya kita perlu menjaga kesehatan sejak dini dan mulai memikirkan biaya pemeliharaan kesehatan di usia tua. Konkretnya, segera perlengkapi diri dengan Program Perencanaan Keuangan Pensiun dam juga asuransi kesehatan demi kesejahteraan kita dan orang – orang yang kita cintai.

Demikianlah apa yang bisa kami sampaikan mengenai pentingnya perencanaan keuangan guna persiapan di usia lanjut. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di lain bahasan (bisnisan.id).