Parfum Aroma Sungai Tercemar dari Greenpeace Indonesia Bikin Kamu Cinta Lingkungan

Sedang Trending 2 minggu yang lalu 30
Post ADS 1

Foto: Kumparan

Teknologi.id - Bagi pecinta parfum, aroma dari masing-masing minyak wangi merupakan perihal nan membikin mereka tertarik kepada sebuah parfum. Namun, gimana jadinya jika ada minyak wangi nan beraroma polusi? Parfum beraroma polusi secara eksklusif bakal diluncurkan oleh Greenpeace Indonesia pada Desember mendatang.

“Greenpeace mengeluarkan minyak wangi bukan sembarang parfum. Parfum nan biasanya wangi, tapi kita bikin minyak wangi nan beraroma polusi,” kata Ranti Ariadna dari Greenpeace Indonesia pada Minggu (6/11) sore ketika ditemui di kegiatan tur sepeda Chasing The Shadow.

Baca juga: NASA Ciptakan Parfum Beraroma Luar Angkasa

Menurut Ranti, ada 3 minyak wangi aroma polusi nan bakal diluncurkan. Ketiganya adalah The Smelly River nan terinspirasi dari aroma sungai tercemar, The Smoky Air nan terinspirasi dari polusi udara, dan The Peril Soil nan mirip dengan kondisi tanah tercemar sampah. Tujuan peluncuran ketiga minyak wangi ini adalah agar masyarakat lebih menjaga kebersihan lingkungan. 

Parfum-parfum nan bakal diluncurkan ini diciptakan dari serangkaian proses kimia khusus, sehingga walaupun tidak beraroma sedap, tetap kondusif ketika dihirup. Parfum The Smelly River, contohnya, dihasilkan dari bahan organik nan dioksidasi selama satu minggu penuh. 

Foto: Kumparan

Sedangkan, minyak wangi The Smoky Air dihasilkan dari bahan organik dan anorganik nan dikondensasi dalam suhu tertentu selama satu minggu. Senada dengan minyak wangi The Peril Soil nan diciptakan dari oksidasi bahan organik selama seminggu. Semua proses pembuatan minyak wangi ini diawasi oleh mahir kimia asal Bogor, Dedi Mahpud.

Sebelumnya, diketahui bahwa belum ada minyak wangi serupa nan diciptakan di dunia. Ketiga minyak wangi ini bakal menjadi pionir dan diharapkan dapat memberikan akibat positif bagi kampanye lingkungan nan dilakukan oleh Greenpeace Indonesia

(SAAS)