Net5.5G Buka Peluang Baru Bagi Operator Bisnis B2B

Sedang Trending 2 minggu yang lalu 23
Post ADS 1

Techbiz.id – Di era Net5.5G, transformasi digital perusahaan bakal makin membawa lebih banyak kesempatan baru bagi operator upaya B2B.

Hal tersebut disampaikan Kevin Hu, President, Data Communication Product Line, pada Global Ultra-Broadband Forum 2022 (UBBF 2022). Kevin juga mengungkap kesempatan upaya utama dan langkah-langkah utama bagi operator untuk mencapai pertumbuhan baru dalam upaya B2B, menjelaskan persyaratan baru untuk jaringan transportasi Internet Protocols (IP) terkonvergensi di era 5.5G, dan menjelaskan karakter utama Net5.5G.

Net5.5G disampaikan Kevin Hu bakal membantu operator untuk mewujudkan peningkatan holistik dari jalur pribadi VPN MPLS (Virtual Private Networks Multiprotocol Label Switching) tradisional ke “Private Line + X”, serta menyediakan portofolio solusi nan luas kepada pelanggan, untuk meningkatkan pertumbuhan baru dalam pendapatan B2B.

Secara umum, untuk pengembangan layanan Mobile Broadband (MBB), Fixed Broadband (FBB) dan B2B, jaringan transportasi IP dasar operator bakal semakin sigap menuju Net 5.5G, dan seluruh industri juga perlu membikin persediaan teknis nan sesuai terlebih dahulu.

Salah satu fitur utama Net5.5G dari OMDIA adalah Green Ultra-broadband (GUB). Melalui keahlian 50GE ke base station, 100GE ke Broadband Network Gateway (BNG), dan 800GE ke backbone ultra-broadband, ini dapat mendukung persyaratan pengalaman 10Gpbs Everywhere dari pengguna (end user), serta menyediakan lebih dari 10 kali pertumbuhan bandwidth untuk aplikasi interaktif real-time.

Pada saat nan sama, jaringan pusat informasi semakin berkembang menjadi prasarana utama bagi operator untuk menyediakan layanan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK). Ke depannya, tren ini bakal bergerak menuju pengembangan sebuah arsitektur nan terkonvergensi all-ethernet, nan mendukung satu skala server DC tingkat jutaan, interkoneksi 800GE, dan mempromosikan automasi siklus hidup penuh dengan jaringan penggerak otonom L4.

Fitur utama Net5.5G nan dikemukakan oleh OMDIA antara lain Multi-domain Network AI (MNA), High Resilience & Low latency (HRL), IPv6 Enhanced (IPE) seperti E2E SRv6, Heterogeneous Massive IoT (HMI), Ubiquitous Trusted Network (UTN). Ini adalah unsur utama untuk mendukung pertumbuhan upaya B2B 5.5G, F5.5G dan operator “Private line + X” nan baru.

Kevin Hu menekankan bahwa pengembangan Net5.5G memerlukan upaya berbareng dari industri. Huawei bakal bekerja sama dengan pelanggan dan mitra untuk mempromosikan konsensus industri dan standar terkait, membikin persediaan penemuan teknologi utama, mempercepat percontohan penemuan skenario bisnis, dan terus mengeksplorasi batas upaya baru. Bersama Huawei melangkah ke Net5.5G, mendorong pertumbuhan baru.

Baca juga: