Kaya Protein, Inilah 5 Manfaat Kacang Kedelai Untuk Tubuh

Sedang Trending 3 minggu yang lalu 21
Post ADS 1

Saat istilah “kacang kedelai” datang dalam pembicaraan, mungkin kita bakal dengan sigap mengasosiasikannya dengan panganan tahu dan tempe – dua jenis lauk nabati nan murah, menyehatkan, dan tersedia dimana saja di seluruh negeri ini. Namun tetap banyak lagi cerita mengenai kandungan dan faedah kacang kedelai nan bisa digali. Patut kita memahaminya lebih jauh, lantaran kacang kedelai adalah bintang utama dari asupan negeri berpenduduk kurang lebih 230 juta orang ini.

Pada kesempatan kali ini, mari kita gali beragam kandungan nutrisi serta apa saja faedah kacang kedelai bagi kesehatan manusia. Yuk, kita mulai!

Kandungan Nutrisi dari Kacang Kedelai

Tempe berbentuk tabung disajikan.Temp adalah salah satu olahan kacang kedelai nan paling terkenal di dunia. (Foto: Shutterstock)

1. Kandungan protein terbaik di bumi nabati

Betul, kacang kedelai adalah salah satu bahan nabati nan punya kandungan protein tertinggi sekaligus nan terbaik di kelasnya. Kandungan protein kedelai dalam setiap 100 gram-nya bisa mencapai nyaris 20 gram! Ini belum lagi ditambah kandungan berfaedah lainnya seperti seratnya nan tinggi dan tingkat lemak jenuh nan lebih rendah daripada daging.

Beberapa riset mengindikasikan bahwa mengonsumsi kacang kedelai dapat membantu menurunkan jumlah kolesterol dalam tubuh. Sekadar mengingatkan, kegunaan protein rupanya begitu banyak. Sembilan jenis masam amino esensial dalam kacang kedelai berkontribusi banyak dalam membangun fondasi tulang dan otot. Protein juga berkedudukan sebagai sarana transportasi nutrisi, meregulasi fungsi-fungsi tubuh, hingga menyumbangkan daya serta memperkuat imunitas.

2. Sarangnya vitamin dan mineral

Setelah banyak nutrisi utamanya tadi disebutkan, maka nan mengikuti sesudahnya adalah kandungan vitamin serta mineral. Di antaranya adalah vitamin B1 (thiamin) dan B9 (folat) nan mempunyai peranan pada begitu banyak kegunaan tubuh. Khusus untuk folat, vitamin nan satu ini punya ekstra faedah untuk para ibu hamil. Kemudian, kacang kedelai juga mengandung tembaga nan dapat mendukung keahlian dari pembuluh darah, sistem saraf, serta sistem imun. Lalu, ada kandungan vitamin K1 dari kacang kedelai mempunyai peranan dalam proses pembekuan darah saat luka. Sebagai tambahan, kacang kedelai juga mempunyai kandungan mangan dan juga fosfor.

Manfaat Kacang Kedelai Bagi Kesehatan Tubuh

Setelah mengetahui apa saja kandungan gizi dari kacang-kacangan ajaib ini, maka gilirannya untuk menjabarkan jenis ragam manfaatnya bagi kesehatan. Di antara nan disebutkan di bawah ini, rupanya banyak nan nyaris eksklusif didapatkan dari kacang kedelai!

1. Membantu memperkuat kesehatan tulang

Isoflavon adalah komponen nutrisi nan banyak ditemukan dalam kacang-kacangan, terkhusus tentunya pada kacang kedelai. Fungsinya banyak, namun nan paling menarik adalah kemampuannya untuk memelihara kesehatan tulang. Penyusutan tulang umumnya terjadi pada wanita selepas masa menopause dan konsumsi kacang kedelai dipercaya dapat menurunkan resiko nan disebut sebagai osteoporosis ini.

2. Membantu meredakan indikasi sampingan menopause

Masih berasosiasi dengan poin satu di atas, menopause adalah tahapan hidup pada wanita nan mana terjadi banyak perubahan kegunaan dalam tubuhnya. Di antaranya adalah menurunnya level hormon estrogen dalam tubuh sehingga menyebabkan ketidaknyamanan kepanasan, badan berkeringat secara berlebih, hingga mood swing. Terapi hormonal bisa dilakukan, dan biasanya diiringi konsumsi suplemen isoflavon ataupun konsumsi kacang kedelai nan dapat membantu meredakan gejalanya.

3. Membantu menurunkan resiko kanker

Beberapa studi observasi menemukan bahwa konsumsi kacang kedelai dikaitkan dengan penurunan resiko kanker tetek pada wanita dan juga kanker prostat pada pria. Kembali komponen isoflavon, dan juga lunasin, mempunyai peranan di sini.

4. Membantu menurunkan resiko glukosuria jenis 2

Sebagai informasi, diabetes jenis 2 adalah kondisi dimana sel tubuh menyerap lebih sedikit gula dari aliran darah. Ini menyebabkan gula beredar ke seluruh tubuh dan mengakibatkan masalah kesehatan. Studi dari tahun 2019 menemukan kaitan antara komponen isoflavon dengan penurunan resiko glukosuria jenis 2. Meskipun demikian gimana mekanismenya tetap diriset oleh para ilmuwan.

5. Membantu menurunkan tekanan darah

Paduan protein tinggi dan karbohidrat rendah dalam kacang kedelai dikaitkan dengan penurunan resiko hipertensi. Bahkan konsumsi kacang kedelai juga dapat memotong beberapa poin sistolik saat dilakukan pengetesan tekanan darah. Meskipun tidak besar, tapi secara persentase ini dapat menurunkan resiko stroke.

Aneka Olahan Kacang Kedelai

Segelas susu kaya faedah kacang kedelai disajikan.Susu kedelai adalah salah satu langkah mudah meraup faedah kacang kedelai. (Foto: Shutterstock)

Berbeda dengan banyak jenis kacang-kacangan lainnya, kacang kedelai adalah salah satu nan bisa diolah menjadi beragam macam jenis makanan serta minuman. Tahu dan tempe jelas adalah bintang utamanya, namun rupanya tak hanya itu, lantaran kacang kedelai juga bisa diolah menjadi susu kedelai, kembang tahu, ataupun sebagai kacang goreng. Lebih lengkapnya, Masak Apa Hari Ini juga sempat menjabarkan hingga delapan buah olahan kedelai nan sekarang semakin terkenal dikonsumsi di Indonesia. Jadikan di antaranya sebagai asupan sehari-hari dan garap beragam hidangannya nan lezat.

Setelah mengetahui panjang lebar kandungan protein serta jenis faedah kacang kedelai, berfaedah waktunya untuk mengonsumsinya lebih rutin. Namun perhatikan juga jika konsumsi kacang kedelai rupanya bisa menimbulkan alergi alias akibat samping, berfaedah mungkin kita perlu memoderasi konsumsinya agar lebih berkawan untuk tubuh. Selamat bereksplorasi di dapur!