CEO Binance Menyebut Dukungannya akan Kebebasan Berbicara sebagai Alasan yang Membuat Dirinya Berinvestasi di Twitter

Sedang Trending 3 minggu yang lalu 29
Post ADS 1
illust - CEO Binance Menyebut Dukungannya bakal Kebebasan Berbicara sebagai Alasan nan Membuat Dirinya Berinvestasi di TwitterSumber Asset: Hand drawn business communication concept created by
freepik- www.freepik.com

CEO Binance, bursa kripto terbesar di dunia, mengatakan bahwa dia “sangat mendukung” kebebasan berbicara. Dan itu juga nan menjadi argumen utama kenapa perusahaannya memutuskan untuk menginvestasikan $500 juta ke dalam pembelian Twitter Inc oleh Elon Musk.

Changpeng Zhao dari Binance, nan dikenal sebagai CZ, merupakan pengguna Twitter aktif dengan lebih dari 7 juta pengikut.

Ia mengatakan bahwa terdapat “alasan nan sangat kuat” kenapa dia berinvestasi di platform tersebut.

Ia menambahkan bahwa Twitter adalah platform yang memfasilitasi kebebasan berbincang nan penting, dan itulah nan menjadi argumen nomor satu di kembali investasinya itu.

Baca juga: Huobi Global membantah rumor ‘PHK skala besar’ dan pengunduran diri Eksekutif Utama

Cerita terkait upaya akuisisi Twitter oleh Musk telah berhujung pada hari Kamis (29/10/22) ketika kesepakatan tersebut secara resmi ditutup setelah berbulan-bulan mengalami lika liku.

Kendalanya apalagi ada nan sampai dibawa ke persidangan. Mengejutkannya lagi, setelah mengakuisisi Twitter, Musk segera memecat ketua pelaksana di platform tersebut.

Namun, tetap belum jelas seberapa aktif kah co-investor nan terlibat seperti Binance di masa depan Twitter nantinya sebagai penanammodal minoritas.

Pasalnya, Musk sepenuhnya mengendalikan personil majelis dan pengambilan keputusan di Twitter nan sekarang berkarakter pribadi.

Sebagian besar rekan penanammodal nan turut andil dalam kesepakatan berbobot $44 miliar itu adalah Sequoia Capital, Fidelity Management, Andreessen Horowitz dan Brookfield.

Sedangkan Binance sendiri mengatakan pada minggu lampau bahwa mereka sedang membikin tim untuk mengupayakan tentang gimana blockchain dan kripto dapat membantu perkembangan Twitter.

Ia menyebut bahwa “Saya pengguna Twitter nan berat, dan Binance berencana untuk menjadi penanammodal jangka panjang di platform tersebut.” Kemudian, dia mengatakan bahwa dirinya mau berinvestasi dalam produk nan krusial bagi industrinya.

Musk mengatakan pada hari Selasa (25/10/22) bahwa Twitter bakal mengenakan biaya $8 untuk layanan Blue-nya, nan mencakup lencana “terverifikasi” nan dicari dalam upayanya untuk memonetisasi layanan dan membikin jaringan media sosial tidak terlalu berjuntai pada iklan.

Zhao juga mengatakan bahwa dia mendukung pendapat itu. Dan ketika ditanya tentang buahpikiran lain nan dimiliki Musk untuk platform tersebut, Zhao berkata: “Elon Musk adalah orang nan sangat susah diprediksi.”

Sumber: financialpost.com