Bukalapak Catat Laba Bersih Hingga Rp3,6 Triliun di Q3 2022

Sedang Trending 3 minggu yang lalu 23
Post ADS 1

Foto: InfoKomputer

Teknologi.id - Platform e-commerce Bukalapak (BUKA) berhasil meraih Rp3,6 triliun dalam catatan laba bersih yang dikolektif selama sembilan bulan dan berakhir pada 30 September kemarin. 

Sebelumnya pada kuartal I/2022, BUKA berhasil mencatat laba bersih sebanyak Rp14,5 triliun yang diperoleh melalui Allo Bank setelah perusahaan melakukan investasi. Sedangkan untuk semester I/2022, laba bersih perusahaan tercatat sebesar Rp8,7 triliun. 

Penyumbang terbesar pendapatan bersih Bukalapak berasal dari laba nilai investasi yang belum dan sudah terealisasi pada bulan Januari-September, yaitu sebesar Rp5,13 triliun. Angka tersebut tercatat berdasarkan laporan keuangan perusahaan untuk sembilan bulan terakhir yang tidak diaudit.

Manajemen Bukalapak melalui keterangan tertulis mengungkapkan bahwa perusahaan mengaku memiliki permodalan yang kuat.

"Bukalapak memiliki permodalan yang kuat dengan posisi kas perseroan, termasuk dengan investasi lancar seperti obligasi pemerintah dan reksadana sebesar Rp20,2 triliun pada akhir bulan September 2022, yang jumlahnya lebih dari 15 kali adjusted EBITDA pada kuartal III/2022 yang disetahunkan," tulis manajemen Bukalapak seperti yang dikutip dari TechInAsia, Selasa (1/11).

Jika dihitung secara pertumbuhan tahunan, laba operasional Bukalapak naik 391 persen karena menyentuh Rp3,53 triliun dalam 9 bulan di tahun ini. Di sisi pendapatan neto pun Bukalapak meraih Rp2,6 triliun atau tumbuh sebesar 92 persen dari tahun lalu untuk peridoe Januari-September 2022. 

Baca juga: Berkat Investasi di Allo Bank, Bukalapak Untung Bersih Sebesar Rp8,59 T di Semester I

Kontributor paling dominan bagi Bukalapak ialah Mitra Bukalapak yang tumbuh sebesar 191 persen di periode yang sama atau sebesar Rp1,45 triliun secara tahunan. Berkat angka peroleh tersebut, Mitra Bukalapak mewakili 55,8 persen dari seluruh pendapatan bersih perusahaan di periode yang sama. 

Kemudian kontributor pendapatan bersih Bukalapak terbesar di urutan kedua berasal dari marketplace yang mencatatkan jumlah sebesar Rp1,03 triliun, diikuti Buka Pengadaan sebesar Rp107,92 miliar. 

Menyoal kuartal III/2022 sendiri, total pendapatan persih Bukalapak naik 86 persen secara tahunan berkat perolehan sebanyak Rp898 miliar. Mitra Bukalapak sendiri mewakili 53 persen dari total pendapatan perusahaan periode tersebut dengan perolehan sebesar Rp477 miliar. 

Bukalapak terus memperlebar layanannya di sepanjang tahun 2022 ini dengan melakukan beberapa langkah yang dilakukan perusahaan seperti menginvestasikan sejumlah uang ke Allo Bank, membentuk perusahaan patungan bersama CT Corp bernama Allo Fresh,  dan peluncuran bank digital BukuTabungan bersama Standard Chartered pada akhir Agustus kemarin. 

(ai)