Bisnis Ritel terkemuka di Afrika Selatan Pick N Pay mulai menerima Bitcoin

Sedang Trending 3 minggu yang lalu 18
Post ADS 1
Illust - Bisnis Ritel terkemuka di Afrika Selatan Pick N Pay mulai menerima BitcoinSumber Asset: Hand drawn cryptocurrency concept with phone created by freepik – www.freepik.com

Menurut sumber buletin lokal Sunday Times, Pick n Pay, salah satu pengecer terbesar di Afrika Selatan, telah mulai menerapkan pembayaran Bitcoin di tokonya setelah memperluas program uji coba nan dimulai dengan 10 letak lima bulan lampau dan sekarang menjadi total 39. 

Perusahaan menyatakan bahwa opsi pembayaran bakal tersedia di semua tokonya dalam beberapa bulan mendatang.

Selain mendukung transaksi Bitcoin on-chain, gateway pembayaran berkekuatan BTC Pick n Pay juga memungkinkan pelanggan membayar dengan dompet Lightning, sebuah langkah nan memungkinkan pembayaran terkecil sekalipun. 

Dengan penggunaannya nan dipamerkan secara luas dalam mengambil bitcoin oleh El Salvador tahun lalu, Lightning mengurangi biaya transaksi seminimal mungkin sembari memastikan penyelesaian nan cepat.

Baca juga: Ekspansi Fitur Baru! Meta Meluncurkan NFT Instagram Di 100 Negara

“Transaksinya semudah dan seaman menggesek kartu debit alias kredit. Pelanggan memindai kode QR dari aplikasi dan menerima tingkat konversi rand pada ponsel pandai mereka pada saat transaksi, ”kata Pick n Pay, sebagaimana dilaporkan.

Pick n Pay menambahkan bahwa mereka bakal membebankan biaya layanan mini untuk pembayaran dalam BTC, “membebani pelanggan rata-rata 70c” dari mata duit lokal, menurut laporan, nan saat ini diterjemahkan menjadi sekitar $0,04.

“Cryptocurrency semakin banyak digunakan oleh mereka nan kurang terlayani oleh sistem perbankan tradisional, alias oleh mereka nan mau membayar dan menukar duit dengan langkah nan lebih murah dan sangat nyaman. Banyak perusahaan menanggapi ini dengan menerima Bitcoin,” kata Pick n Pay dalam sebuah pernyataan, menurut laporan Reuters.

Business Insider South Africa melaporkan, Pick n Pay mempunyai sekitar 2.000 toko di Afrika Selatan, dengan pangsa pasar 16% dari sektor makanan dan bahan makanan umum negara itu . Sekitar seperempat dari pangsa pasarnya terletak di kantong pembeli nan lebih kaya, dengan konsumen kelas menengah mencapai 27%.

Sumber: bitcoinmagazine.com