Alat Ini Bantu Kalian Kontrol iPhone dengan Otak

Sedang Trending 3 minggu yang lalu 21
Post ADS 1

Foto: Techeblog

Teknologi.id - Alat berjulukan Synchron Switch asal New York, Amerika Serikat ini memungkinkan penggunanya dapat mengontrol iPhone dan iPad menggunakan otak mereka pribadi. 

Dilansir dari Techeblog pada hari Kamis (3/11), Synchron Switch mempunyai susunan sensor dengan julukan "Stentrode" nan bakal ditanamkan ke bagian atas otak manusia di pembuluh darah melalui proses pembedahan nan pada akhirnya otak pasien bisa mengatur iPhone alias iPad lewat keahlian otak. 

Setelah melewati prosesi pembedahan, pasien nan telah tertanam Stentrode bakal mengontrol barang tersebut secara wireless menggunakan Synchron Switch nan terpasang di dada pasien. 

Fenomena nan mungkin hanya terjadi di movie fiksi ilmiah ini sudah sukses diterapkan, ialah pasien berjulukan Rodney Gotham dari Melbourne, Australia. Namun, saat buletin ini diangkat, hanya dia seorang nan bisa mengendalikan iPad menggunakan Synchron Switch. 

Baca juga: iPhone 14 Sudah Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp 16-33 Juta

Gotham diketahui berprofesi sebagai penjual software nan menderita penyakit berjulukan Lou Gherig dan mengharuskan dia menggunakan iPad sebagai perangkat komunikasi utamanya. 

Hasil dari proses pembedahan ini adalah sinyal dari otak Gotham dapat diubah menjadi teks nan bakal tampil di layar iPad. Gotham juga hanya perlu mengetuk kakinya untuk melakukan ketukan di layar tablet. 

Pengendalian sebuah gawai melalui sinyal otak ini menjadi tonggak sejarah dalam bumi implan BCI endovaskular lantaran menjadi nan pertama kalinya dan membuka kesempatan bagi pasien nan mempunyai kelumpuhan untuk tetap berkomunikasi dengan support gawai.

Tom Oxley selaku CEO & Founder Synchron, perusahaan kreator Synchron Switch mengaku antusias untuk melanjutkan penelitian perangkat bantu ini. 

"Kami sangat antusias untuk memajukan solusi BCI ke masyarakat luas, nan juga mempunyai potensi untuk mengubah hidup banyak orang," ucap Tom Oxley seperti nan dikutip dari Techeblog, Kamis (3/11).

Menarik untuk diikuti perkembangan perangkat ini. Akan sangat memungkinkan manusia bisa mengendalikan segala perangkat elektronik hanya dari otak, mengingat beragam perangkat IoT sekarang sudah bisa diaktivasi melalui sumber suara. 

(ai)