7 Hal Menarik dan Unik Dari Daur Hidup Belalang

Sedang Trending 1 tahun yang lalu 18
Post ADS 1

  Belalang menjadi salah satu serangga nan terbilang mudah ditemukan di tanah air. Binatang nan satu ini apalagi bisa ditemukan di nyaris s...

Belalang menjadi salah satu serangga nan terbilang mudah ditemukan di tanah air. Binatang nan satu ini bahkan bisa ditemukan di nyaris seluruh daerah Indonesia, tentunya dalam berbagai jenis nan berbeda.

Masuk dalam kategori herbivora atau pemakan tumbuhan, beberapa jenis belalang apalagi kerap dijadikan sebagai santapan oleh sebagian orang. Selain menjadi lauk, belalang juga kerap diolah menjadi panganan (camilan) dengan langkah digoreng renyah.

Berikut ini adalah beberapa keunikan daur hidup belalang nan menarik untuk dipelajari:

·       Memiliki ovipositer

Selain mempunyai antena pendek pada bagian kepalanya, belalang juga mempunyai ovipositer dalam ukuran yang terbilang pendek. Ini sekaligus menjadi salah satu karakter serangga tersebut.

Ovipositer merupakan sebuah struktuf nan mirip seperti organ berupa tabung pada bagian tubuh belalang. Alat ini bakal mempunyai kegunaan sebagai “wadah” untuk menyimpan telur-telur belalang.

·       Memiliki lompatan luar biasa

Meski ukuran tubuhnya terbilang kecil, belalang justru mempunyai lompatan nan sangat jauh. Serangga ini apalagi dikenal sebagai salah satu hewan dengan lompatan paling jauh.

Dalam satu kali lompatan saja, belalang bisa melompat hingga 20 kali dari ukuran badannya. Ini tentu lompatan yang sangat jauh, apalagi setara dengan ukuran lapangan basket bagi manusia.

·       Bisa beranjak hingga jauh

Selain mempunyai lompatan yang sangat jauh, belalang juga dikenal mempunyai keahlian terbang nan sangat baik. Belalang apalagi bisa terbang untuk waktu nan panjang.

Kemampuan tersebut membuat belalang bisa beranjak dengan leluasa dari satu tempat ke tempat lainnya. Serangga ini bisa terbang hingga ratusan kilometer ke tempat nan sangat jauh.

·       Banyak jenisnya

Di tanah air sendiri, serangga ini bisa ditemukan dalam beragam jenis nan berbeda. Hingga saat ini sudah terdapat lebih dari 11.000 jenis nan dikenali, apalagi kemungkinan tetap jauh lebih besar.

Pada umumnya, belalang bisa ditemukan dalam beragam warna, mulai dari kecoklatan hingga nan berwarna hijau. Beberapa jenis belalang juga mempunyai bintik-bintik berwarna gelap di area tubuhnya.

·       Mengalami hemimetabola

Serangga nan satu ini juga termasuk hewan nan mengalami hemimetabola. Hemimetabola adalah proses metamorfosis nan tidak sempurna dan biasanya terjadi pada beberapa jenis serangga, termasuk belalang.

Di dalam metamorfosisnya, belalang hanya mengalami 3 fase saja, yakni: telur, nimfa, dan juga imago. Pada fase nimfa ini belalang sudah mempunyai corak bentuk seperti belalang dewasa, sehingga metamorfosisnya dianggap tidak sempurna.

·       Butuh waktu sangat lama untuk menetas

Belalang betina akan membutuhkan waktu perkawinan sekitar 3-4 hari untuk bisa menghasilkan telur. Telur ini biasanya bakal disimpan berupa polong telur nan berisi sekitar 10-300 butir telur.

Belalang memerlukan waktu yang panjang untuk menetas menjadi nimfa, ialah sekitar 10 bulan lamanya. Ini menjadi salah satu waktu nan paling lama, jika dibandingkan dengan serangga lain.

·       Daur hidup belalang hanya sekitar setahun

Meski memerlukan waktu nan lama untuk menetas (10 bulan), daur hidup belalang terbilang pendek. Rata-rata serangga ini hanya hidup sekitar 11-12 bulan saja.

·       Belalang mempunyai banyak keunikan nan menarik

Menjadi salah satu serangga nan mempunyai tubuh ramping, belalang memang bisa terbang untuk waktu nan lama. Bukan hanya itu saja, serangga unik ini apalagi bisa melompat sangat jauh.

Meski tidak mengalami metamorfosis nan sempurna seperti sebagian serangga lainnya, daur hidup belalang cukup menarik dan mempunyai karakter tersendiri.